Saturday, July 20, 2013

7 Fakta unik Angkot di Balikpapan

1. Selalu berhenti dan ngetem di dekat Zebra cross
foto : http://www.balikpapanpos.co.id/

Maksudnya menunggu penumpang, tapi yang ada malah bikin macet jalan raya, karena yang ngetem tidak cuma 1 angkot, bisa sampai 5 angkot. Mereka berhentinya tidak menepi, hanya sekedar berhenti di tengah jalur kiri. JIka menunggu penumpang gak tanggung-tanggung, calon penumpang (yang belum tentu akan naik angkot) ditunggu walaupun masih diujung gang. Bisa-bisanya mata sopir angkot lihat ke gang, padahal sempit gangnya. Punya mata X ray mungkin.


2. Berhenti mendadak dan semaunya

Nah yang ini memang penyakit raja jalanan yang satu ini, yang menyebalkan mereka tidak menggunakan lampu sein belok untuk menepi. Kalau sudah akan berhenti baru mereka nyalakan (sok patuh aturan). Coba saja bilang : "STOP pir!", langsung aja tu belok dikit dan ngerem. Bodo amat sama pengendara dibelakangnya yg mencak-mencak gara-gara hampir nabrak. Biasanya mereka para sopir angkot pasang muka cuek. Berhentinya juga gak lihat rambu, yang penting STOP, masa bodoh ada rambu S coret.

3. Musik Jedug Jedug


Mungkin jika diskotik pindah ke angkot pindah juga tu diskotik. Mereka modif sound system macem gitu tidak mikir telinga penumpangnya ya? Maksudnya apa coba? Mana lagunya lebay, sok ngeheeetz tapi malah mati gaya. Percaya gak percaya, volume musik dah kenceng, kita bilang : STOP, kok ya STOP tu angkot. Telinga super juga si sopir.



4. Modif Ceper

Salah modif sepertinya. Angkot yang notabene angkutan masal malah dimodif ceper. Otomatis tidak bisa menampung penumpang yang cukup banyak kan, karena suspensinya sudah diturunkan. Biasanya ban tapak lebar juga disepatkan di Angkot andalan. Padahal kalau hujan air jalanan pada naik ke kaca angkot, kalau sudah gitu otomatis kaca jendela dan pintu harus ditutup.Udarajadi pengap, emang angkot pake AC? Mikir kot angkot!

5. Klakson yang aneh

Pernah dengar suara klakson angkot di Balikpapan? Tidak seperti lumrahnya suara klakson mobil, mereka malah modif klakson dari suara alarm mobil (sepertinya), dan suara macam begitu sepertinya menjadi trade mark angkot. Boleh main ke Makassar dan Manado, suara klakson angkotnya juga sama. Aneh. Kot Angkot.



6. Surat Ijin Narik


Percaya gak percaya, angkot di Balikpapan jarang kena razia kelengkapan kendaraan, Entah itu SIM, STNK, Surat Trayek, dan kelengkapan kendaraan yang lain. Padahal sopir angkot yang baru-baru itu modal bisa nyetir saja, dari tampangnya gak menjamin punya SIM, maka dari itu kelakuan mereka berkendara juga norak dan masa bodoh. Kot Angkot




7. Trayek dan ongkos sistem tawar


Trayek yang terpasang di kaca depan dan belakang sepertinya hanya menjadi stiker saja. Dari jaman dulu trayek angkot di Balikpapan harus ditanyakan, seolah penumpang tidak yakin si Angkot akan lewat jalur trayek yang sudah semestinya mereka lewati, bila angkot tidak mencapai tujuan penumpang, biasanya akan diturunkan begitu saja (bebas bayar tentunya). Tapi bikin kesel gak sih kalau kelaluannya mereka seperti itu? Balikpapan kotanya panas, mau berterik panggang di bawah matahari? sekali lagi Kot Angkot!

No comments :